Nuansa istimewa terasa lebih kentara dengan kehadiran Dr.Santoso Karo-Karo, MPH, SpJP (K) selaku Pembina Yayasan PERKI pada peringatan Hari Jantung Sedunia yang digelar atas kerjasama YAYASAN PERKI dan Puskesmas Tanah Abang, Jakarta. Terutama penukilan yang khas dari dokter yang akrab disapa SKK itu soal stressing bahwa “pembuluh darah sehat modal panjang umur”.
Narasi SKK penuh dengan muatan motivasional. Simpel dan mudah dipahami. Menjadi impresi tersendiri dan kesadaran baru bagi peserta tentang betapa pentingnya menjaga kesehatan pembuluh darah bagi kesehatan. “Sekarang ini, umur harapan hidup yang tertinggi adalah di Yogyakarta, bukan di DKI. Saya akan cerita hidup sehat dengan jantung kuat,” terang SKK memulai pemaparannya.
SKK yang acap kali punya gaya spesial dalam meng-handle audiens tak teragukan lagi. Makanya tak heran bila peserta yang merupakan para kader Posyandu Lansia dan para lansia dari tujuh kelurahan se-kecamatan Tanah Abang itu seolah dibuat terbuai oleh lantunan pemaparan SKK. Wajar, SKK seperti “mendongeng” di hadapan rekan sebayanya -yang memang peserta umumnya sudah berusia sepuh.
Terlepas dari performace khas SKK -memakai topi yang menjadi trade mark-nya, dibalut jas putih berpadu serasi dengan celana panjang sporty- membuatnya tampak “nice old gentleman” lebih dari sekadar dokter spesialis jantung senior yang sarat pengalaman. Para peserta lansia pun terlihat enjoy menyaksikan pemaparan SKK.
JALAN KAKI. “Mungkinkah kita hidup lebih lama?”, tanya SKK. Dan SKK pun menuturkan, “kakak saya hidup hingga 104 tahun, dan nenek hingga 90-an tahun. Rahasia mereka sehat hingga dianugerahi usia panjang ternyata mereka hidup di kampung tiap hari berjalan kaki. Ke ladang beberapa kilometer setiap hari, pagi-pagi jam 5-an sudah ke sungai, mandi, dan mengangkat air. Makannya biasa-biasa saja,” ungkap SKK mencerahkan arti betapa bermanfaatnya “jalan kaki” setiap hari bagi kesehatan.
Masyarakat umum yang tidak tahu batasan efektif dan idealnya, semakin tercerahkan dengan penjelan SKK. “Kalau bisa jalan 30 menit nggak ada sesak, bisa jogging, itulah pertanda jantung ku sehat. Jantung sehat adalah hidup produktif,” terang SKK meyakinkan.
Pola hidup sehat, berjalan kaki, memang sudah menjadi naturnya SKK sejak kecil. Telah berdampak besar bagi kesehatan yang berkolerasi pula dengan khasanah keluarganya yang rerata bisa sehat hingga usia lanjut. Dalam istilah demografi termasuk kategori usia istimewa, dikenal dengan istilah “centennial”.
Menukil yang dimuat dalam bukunya, SKK menyatakan manusia yang paling tua di Cina mencapai 122 tahun. Mengingat peserta adalah kebanyakan para lansia, namun hanya sedikit yang masuk kategori centennial. SKK pun memberikan motivasi, bahwa semua peserta sangat memungkinkan menggapainya. Dengan mengutamakan kesehatan pembuluh darah agar jantung kuat, caranya rutin berjalan kaki.

SEHATKAN PEMBULUH DARAH. Style khas SKK berbicara mem-booster para peserta saat awal sesi presentasi. Langsung disambut seluruh peserta dengan sangat antusias. Terlebih, SKK menyampaikan pemaparannya cukup sederhana. Slide yang notabene bermuatan narasi kuliah, secara gamblang dengan mudahnya SKK membawakannya dalam konteks terminolgi serta bahasa awam yang mudah dipahami. Semisalnya terkait bagaimana praksisnya memelihara kesehatan pembuluh darah.
Meski diakuinya generasi selanjutnya tidaklah sepanjang usia kakeknya, namun untuk konteks saat ini, usia SKK yang telah mencapai 77 tahun tergolong sepuh dan masih bugar. Lebih tegas SKK memberi stressing, ”bahwa yang paling penting bagi saya adalah memelihara pembuluh darah!.”
Peserta tampak semakin antusias memahami pandangan SKK tentang perspektif yang lebih luas betapa pentingnya menjaga kesehatan pembuluh darah. Pembuluh darah yang sehat berkolerasi signifikan dengan Jantung yang kuat sehingga berpotensi “panjang umur”. Tentu SKK bukan sekadar berorasi, karena SKK telah menulis pandangannya tsb dalam suatu buku karyanya yang berjudul “Mungkinkah Kita Hidup Lebih Lama”. Buah karya SKK ini menjadi special gift bagi peserta.
Diingatkannya lagi bahwa pada di banyak wilayah dan komunitas orang-orang yang mencapai umur panjang rupanya sudah diriset oleh sejumlah ahli vaskular, terungkap rahasianya : “modal umur panjang adalah pembuluh darah yang sehat.” (DK/LV)

