Sekilas sebelum dimulainya event Peringatan Hari Jantung Sedunia 2022 yang digelar Yayasan PERKI kerjasama dengan Puskesmas Tanah Abang pada Kamis Pagi, 29 September 2022 itu akan tampak biasa saja. Terlebih acara utamanya adalah “Penyuluhan Kesehatan” dengan Tema “Hidup Sehat Dengan Jantung Sehat”. Siapa sangka, alih-alih acara yang semula dikira akan berlangsung normatif dan konservatif, tak dinyana berlangsung meriah. Event Sukses Semua Bahagia!
Kader Posyandu Lansia beserta sejumlah lansia dari tujuh kelurahan se-kecamatan Tanah Abang menghadiri acara peringatan Hari Jantung Sedunia 2022. Pada awal kedatangannya di RPTA Melati RW.04 Bendungan Hilir, saat itu tampak santai. Terkesan biasa-biasa saja. Umumnya mengira sebatas menghadiri acara penyuluhan biasa. Mereka tidak mengira bahwa sejak awal kedatangan langsung mendapat pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan dan skrining Penyakit Tidak Menular. Rangkaian pemeriksaan segera dilayani oleh dokter dan para nakes dengan cekatan. Lingkar perut, berat badan, tinggi badan, ukur tekanan darah, cek gula darah, asam urat dan kolesterol, semua terlayani dengan baik.

Pemeriksaan kesehatan ini menjadi terasa istimewa pula karena Yayasan PERKI menyediakan desk konsultasi. Tidak tanggung-tanggung seniorita kardiologis Dr.Endang Ratnaningsih, SpJP langsung terjun ke tempat pemeriksaan/konsultasi didampingi dokter jantung muda yakni Dr.Zakky Fananie, SpJP. Peserta pun antusias mengikuti prosesi acara melengkapi moment istimewa perhelatan Hari Jantung Sedunia 2022 menikmati one stop service for health.
Pemaparan pembicara pamungkas acara itu, yakni Dr.Santoso Karo Karo, MPH, SpJP (K) membuat peserta lebih termotivasi. Peserta semakin mahfum lagi, bahwa mereka bukan semata mendapat pencerahan dan paham akan tingginya tingkat kematian akibat penyakit jantung di Indonesia, bahkan nomor 1 sedunia. Namun, seiring dengan kepiawaian Dr.SKK mengemas pemaparannya yang ringan dan santai, sehingga memudahkan peserta yang umumnya lansia itu melek dan paham. Optimisme semakin membuncah saat Dr.SKK menjelaskan, bahwa pentingnya menjaga kesehatan pembuluh darah dengan rutin jalan kaki.
Dan tidak kalah impresifnya pula, kehadiran Dr.Zakky Fananie, SpJP membuat suasana semakin riuh semarak. Dr.Zakky pun menarik atensi hadirin. Terutama paparannya yang renyah soal kiat-kiat sederhana menjaga kesehatan jantung. Dr.Zakky selaku dokter muda nantampan dan energetic membuatnya menjadi idola peserta. Tidaklah heran bila duo dokter senior-yunior ini seusai acara berlangsung dikerubut para peserta yang meminta foto bersama maupun selfie.

Muara dari sosialiasi ini secara garis besar tampak jelas, bahwa peserta kader Posyandu Lansia dan para lansia yang menghadiri acara itu, semakin memahami bahwa untuk mencegah sakit, perlu lakukan pola hidup sehat “CERDIK” : C, Cek kesehatan rutin. Untuk usia 15 tahun ke atas setiap 6-12 bulan sekali perlu periksa faktor risiko penyakit tidak menular. E, Enyahkan asap rokok. R, Rajin olahraga 30 menit sehari/ 10 ribu langkah per hari, lima hari dalam seminggu. D,Diet seimbang, yakni mengkonsumsi sayur dan buah tiap hari, kurangi konsumsi gula, garam, lemak. I, Istirahat cukup, 7-8 jam sehari. K, Kelola stress.
Selain itu, peserta pun semakin faham, bahwa bila sudah tidak terkena penyakit tidak menular, kita tetaplah kontrol dan kelola kesehatan dengan “PATUH” : P, Periksa kesehatan secara taat, rutin dan ikuti anjuran dokter. A, Atasi dengan melakukan edukasi kepada penderita penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur. T,Tetap diet dengan gizi seimbang. U, Upayakan aktvitas fisik dengan aman. H, Hindari asap rokok, alkohol dan zat karsinogenik. (DK/LV)

