WORLD HYPERTENSION DAY 2024
Pencerahan Kardiologis Super Senior –Dr.Arieska Ann Soenarta, SpJP :
Perspektif Sederhana Memahami Bahaya Hipertensi
Bagai Musuh Dalam Selimut
Peringatan World Hypertension Day 2004 menjadi momentum yang tepat untuk memperoleh pencerahan memahami “kesadaran baru” seputar hipertensi dari kardiologis super senior Dr.Arieska Ann Soenarta, SpJP. Integritas dan pengalamannya dalam beberapa dekade mendalami hipertensi, bahkan masih aktif sebagai periset bidang hipertensi hingga level Asia Pasifik, menambah legitimasi atas enlightenment yang disampaikan pada PerkiNEWS.
Sudah waktunya menurut Dr.Arieska Ann Soenarta, SpJP kita memaknai hipertensi dalam perspektif yang lebih luas lagi. Terutama beliau memberi penekanan kepada sejawat dokter atas pengalaman bertahun-tahun selama ini yang memaknai hipertensi sebatas just a number.

Mestinya sekarang sudah mulai kita sadari bersama bahwa hipertensi bukan hanya sebatas menurunkan angka (tekanan darah) saja. Kita harus mencapai suatu kesadaran, bahwa hipertensi itu tidak menimbulkan gejala-gejala. Seringkali tahu-tahu gejalanya berupa komplikasi dari hipertensi itu sendiri.
Telaah sederhana dikemukakan dr.Ann –begitu kardiologis wanita pertama Indonesia ini akrab disapa, mengungkapkan bahwa hipertensi itu mengenai pembuluh darah, Maka dampaknya pada semua organ yang dilalui pembuluh darah sampai ke perifer. Terutama dampaknya pada otak, jantung, ginjal. Makanya ada juga asosiasi yang mencakup tiga disiplin spesialisasi organ-organ tersebut (InaSH).
Penyakit-penyakit mematikan yang mengancam organ-organ tersebut biasa disebut sebagai the silent killer atau pembunuh senyap. Ciri khas dari the silent killer adalah saat penyakit muncul bisa segera memburuk secara tiba-tiba tanpa gejala yang jelas. Disederhanakan pemaknaannya oleh Dr.Ann sebagai “musuh dalam selimut”.
Betapa banyak orang-orang awam pada umumnya sebetulnya tidak menyadari punya tekanan darah tinggi, tidak merasakan gejala apa-apa, tahu-tahu terserang stroke, sakit ginjal, sakit jantung yang fatalnya meninggal secara mendadak. Dan mereka tidak tahu, hipertensi yang selama ini menjadi “musuh dalam selimut” tersebut.
Dr.Ann punya kiat unik tersendiri membuktikan terminologi “musuh dalam selimut” tersebut. Caranya, beliau melakukan semacam inspeksi pengukuran tekanan darah secara incognito. Menginspeksi tekanan darah secara mendadak saat beliau menghadiri pesta-pesta dikalangan kolega maupun kerabat terdekatnya. “Saya ukur tekanan darah. Banyak yang nggak tahu tekanan darahnya tinggi,” ungkap Dr.Ann sumringah.
Kesempatan tersebut menjadi ajang bagi Dr.Ann memberikan pemahaman kepada masyarakat awam straight forward tentang kiat-kiat mengatasi hipertensi. Diingatkan beliau, bahwa itulah yang kalian mesti tahu, yang mesti kalian perhatikan. “Ketahui tekanan darah kamu, apalagi pada usia tertentu.”
Lebih jauh lagi Dr.Ann memberi warning untuk menjadi perhatian semua. Bahwa meskipun tidak rasa apa-apa, pernah suatu saat tekanan darah kita bagus, beliau menganjurkan sebaiknya mengukur tekanan darah setiap hari. Pagi hari sangat bagus, karena seringkali pada pagi hari tekanan darah bisa melonjak tinggi. Apalagi bagi mereka yang ada keturunan dan memiliki faktor risiko, bukan alasan lagi kita tidak tahu tekanan darah, tegasnya! Dr.Ann mengapresiasi tema dari World Hypertension Day Mei 2024 ini, yakni ukur tekanan darahmu, kontrol dan selalu hidup sehat. ”Measure Your Blood Pressure Accurately, Control It, Live Longer.” (LV/DK)

