Belajar tak pernah selesai. Setelah menyelesaikan program pendidikan dokter spesialis jantung, para kardiologis masih perlu belajar-lanjut sesuai bidang subspesialis yang dikehendaki. Pusat Jantung Nasional Harapan Kita adalah salah satu lembaga kesehatan terkemuka di Indonesia yang menyediakan pelayanan kardiovaskular berkualitas tinggi. Selain menjadi pusat pelayanan medis terkemuka, PJNHK juga berperan sebagai pusat pendidikan dan pelatihan bagi para dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang ingin memperdalam pengetahuannya melalui pendidikan subspesialisasi.

Namun, ada tantangan yang harus dihadapi oleh mereka. Para dokter yang ingin studi lanjut ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mayoritas dokter yang mengikuti pendidikan di Departemen Kardiologi FKUI / PJN Harapan Kita berasal dari daerah-daerah dengan penghasilan yang terbatas. Sebagian dari dokter-dokter ini berdomisili di daerah terpencil yang jauh dari ibukota. Namun mereka harus mencari solusi untuk biaya hidup, biaya tempat tinggal, biaya studi lainnya yang terjangkau selama berada di ibukota. Pendidikan subspesialisasi / fellowship memerlukan waktu 1-2 tahun.
Kebanyakan mereka tinggal di rumah kost di gang-gang terdekat PJNHK. Dewasa ini biaya sewa kamar mencapai tiga juta rupiah per bulan. Ini merupakan beban yang sangat berat, terutama bagi dokter yang datang dari daerah dengan penghasilan pas-pasan. Mereka silih-berganti menempuh pendidikan lanjut di ibukota untuk mengejar impian menjadi dokter jantung yang trampil dan mumpuni, sehingga mampu meningkatkan pelayanan kesehatan jantung dan pembuluh darah bagi seluruh masyarakat.

Untuk mengatasi tantangan ini, Yayasan PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia) mengulurkan tangan memberi bantuan. Yayasan PERKI mengambil inisiatif membangun asrama khusus bagi para dokter jantung yang sedang menempuh pendidikan di Departemen Kardiologi FKUI / PJNHK, Jakarta. Dengan tekad yang kuat, Yayasan PERKI membeli sebidang tanah seluas 152 m2 yang terletak hanya 500 meter dari PJNHK, di Jalan Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat. Di atas tanah tersebut, berdiri sebuah bangunan tua yang kemudian direnovasi dan dibangun ulang menjadi asrama yang nyaman dan terjangkau.
Proses pembangunan dimulai pada bulan Mei 2023. Saat ini telah mengalami kemajuan yang signifikan. Tiang-tiang kokoh dan dinding-dinding bangunan telah berdiri, kamar-kamar lantai dasar mulai terlihat. Kini lantai 2 sedang dalam proses pembangunan. Asrama ini direncanakan akan memiliki 3 lantai dengan total 18 kamar tidur, lengkap dengan kamar mandi dan toilet di tiap-tiap kamar. Total luas area pembangunan mencapai 319 m², termasuk rooftop yang akan menjadi tempat bersantai yang menyenangkan bagi para penghuninya.
Pembangunan asrama yang diinisasi oleh Yayasan PERKI ini adalah langkah yang luar biasa dalam mendukung perkembangan pelayanan jantung dan pembuluh darah di Indonesia. Dengan asrama ini, para dokter spesialis muda tidak hanya akan memiliki tempat tinggal yang nyaman, tetapi juga lingkungan yang mendukung kelancaran proses belajar. Semoga proses pembangunan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar serta dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan pelayanan jantung dan pembuluh darah di Indonesia.

