YAYASAN PERKI mengikuti peringatan Hari Jantung Sedunia, World Heart Day (WHD). Acara ini menjadi acara tahunan yang diprakarsai oleh World Heart Federation bekerja-sama dengan World Health Organization (WHO). Tanggal 28 September 2023 Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia menyelenggarakan serangkaian kegiatan WHD di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Jakarta.

Acara yang dihadiri sekitar 1500 peserta ini dimulai dengan kegiatan "Heart Walk." Jalan santai mengitari Gelora Bung Karno (GBK) dengan jarak sejauh 7 kilometer. Dirancang sedemikian rupa sehingga rute yang ditempuh membentuk simbol hati. Keputusan untuk mengadakan Heart Walk ini bukanlah tanpa alasan, melainkan merupakan langkah proaktif dalam mensosialisasikan betapa pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kesehatan jantung.
Dalam era modern, gaya hidup sedentari telah menjadi ancaman nyata bagi kesehatan. Banyak orang menghabiskan sebagian besar waktunya duduk di depan komputer, smartphone, atau layar televise. Ini terbukti berdampak negatif pada kesehatan jantung. Kegiatan seperti Heart Walk adalah upaya nyata untuk mengubah paradigma ini dan mengajak masyarakat untuk aktif bergerak.
Jalan santai ini memiliki tujuan ganda. Pertama, menciptakan sebuah kegiatan yang menyenangkan dan menggugah semangat, serta mengajak peserta untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kesehatan mereka sendiri. Kedua, merupakan sarana sosialisasi yang efektif untuk menyampaikan pesan penting tentang pencegahan penyakit jantung.

Perayaan WHD tahun 2023 ini mengambil tema "use heart know heart" atau "kenali jantungmu sayangi jantungmu." Tema ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan sebuah panggilan untuk tindakan nyata yang bertujuan untuk lebih mendidik dan mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, khususnya kesehatan jantung.
Tema ini mencerminkan komitmen global dalam upaya mencegah penyakit jantung dengan mengalokasikan peran sentral kepada individu. "Use heart" atau "kenali jantungmu" mengajak setiap individu untuk lebih memahami organ vital ini. Mulai dari cara kerjanya hingga faktor-faktor yang berkontribusi terhadap penyakit jantung. Hal ini mencakup pemahaman tentang bagaimana pola makan, aktivitas fisik, tekanan darah, kolesterol, stres, dan kebiasaan merokok dll yang dapat memengaruhi kesehatan jantung. Melalui pemahaman ini, individu dapat mengambil tindakan preventif yang lebih efektif.
"Know heart" atau "sayangi jantungmu" memfokuskan pada pentingnya merawat jantung kita. Ini melibatkan langkah-langkah seperti mengadopsi pola makan yang sehat, berkomitmen untuk berolahraga secara teratur, mengelola stres, dan menghindari perilaku merokok yang merugikan jantung. Tema ini mendorong individu untuk benar-benar merawat dan mencintai jantung mereka sendiri, karena kesehatan jantung adalah investasi dalam kualitas dan harapan hidup yang lebih baik.
dr. Anna Ulfah Rahayoe, Sp.JP(K), FIHA, Ketua Dewan Pembina Yayasan Perki, juga turut memberikan wejangan berharga. Dalam testimoni singkatnya, dr.Anna menekankan pentingnya bergerak setiap hari. Hanya dengan berjalan sekitar 30 menit, atau menempuh jarak 3 km, lima kali seminggu, kita dapat menjaga kesehatan jantung kita dan membuatnya semakin kuat. Kiprah Yayasan Perki dalam menjalankan amanah “prevention is better than cure” sangat sejalan dengan peringatan ini. Dr.Anna menekankan kesadaran untuk lebih peduli terhadap jantung kita. Ia merasa bahagia dan bersyukur karena masih memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan jalan-sehat bersama masyarakat. Sebagai pembina Yayasan PERKI, ia merasa bangga dapat merayakan Hari Jantung Sedunia bersama-sama dengan masyarakat.
Pesan tema "use heart know heart" adalah pesan universal yang mengingatkan kita semua bahwa kesehatan jantung adalah tanggung jawab bersama. Dengan lebih banyak orang yang menyadari pentingnya tindakan preventif, pemahaman, dan pengelolaan risiko penyakit jantung, kita dapat bergerak menuju masyarakat yang lebih sehat, berdaya tahan, dan penuh kasih sayang terhadap organ vital yang tak ternilai ini.- [ID,DK]

